Dunia Nyata Kita
Skor 0
by Tohari - 05/15/2017, 05:05

Dunia Nyata Kita

Disusun oleh : Totoh Wildan Tohari

Pikiran adalah hasil akhir dari interaksi kita dengan dunia luar. Bertemu dengan tukang obat, kita akan memikirkan tentang obat, bertemu dengan tukang judi kita sudah barang tentu akan memikirkan judi juga. Dunia mempengaruhi kehidupan manusia. Islam mengajarkan untuk bergaul dengan orang bertakwa jika ingin menjadi bertakwa. Hal ini dapat pula kita dengarkan dalam lagunya Tombo Ati karya Opick, salah kunci obat hati adalah bergaul dengan orang yang bertakwa.

Interaksi manusia dengan lingkungan mempengaruhi cara pikir manusia tentang dunia itu sendiri. Semakin manusia dengan lingkungan yang banyak, dia akan mendapat pikiran-pikiran baru tentang dunia. Seperti, cara mahasiswa bergaul dengan dunia kampus, mahasiswa dalam setiap pola pikirnya pasti hasil dari interaksi dengan sejauh mana dunia kampus yang dia datangi.

Ada mahasiswa yang pergaulannya “hanya” dalam lingkup satu kelas saja, pasti semua hal akan berkaitang dengan lingkup  tadi. Berbeda dengan mahasiswa yang lingkupnya lebih dari satu kelas, bisa 2 kelas atau 3 kelas atau 1 jurusan bahkan satu kampus, kaitan mahasiswa tadi lingkupnya pasti akan luas juga. Mahasiswa yang hanya 1 kelas, pasti dalam kehidupannya hanya satu kelas itu, untuk kasus yang mahasiswa ke dua pasti sebaliknya. Cara membuktikan ini simple, coba kita riset dalam akun 2 mahasiswa tadi. Akan terlihat perbedaannya, mahasiswa yang Cuma satu kelas tadi pasti semua kegiatannya berkaitan dengan yang hanya satu kelas itu, sedang yang mahasiswa yang ruang lingkupnya lebih dari satu kelas, pasti cakupan kegiatannya juga melebihi dari satu kelas tadi.

Dunia sekarang mempengaruhi pola pikir manusia. Sawah-sawah mulai ditinggalkan, lowongan kerja makin sulit, kejahatan merajalela, nilai-nilai agama kian terpinggirkan. Dunia pula  mempengaruhi lahirnya hedonisme dikalangan pelajar dan mahasiswa. Semua hal tadi adalah diciptakan dan tidak alamiah.

Apakah sifat mahasiswa yang hedon saat ini adalah sifat alami mahasiswa sejak dia dilahirkan ? Apakah pemuda yang meninggalkan sawah-sawah adalah kehendak alaminya ? Rasanya tidak, itu semua diciptakan dan direkayasa oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Makin banyaknya tempat belanja seperti mall, supermarket adalah hal mendasar mengapa sifat hedon dikalangan mahasiswa lahir. Salah satu hal menarik diawal bulan Mei ini adalah rencana salah satu pengembang besar untuk membangun “kota baru” tandingan Jakarta, disana menariknya adalah selain membangun perumahan, hotel dan mall, disana rencanya akan dibangun pusat pendidikan berstandar Internasional, dengan kata lain pusat pendidikan dan perbenjalaan diintegrasikan dalam satu tempat. Apakah ini salah ? Tentu tidak seluruhnya salah, tapi ini memberikan gambaran tentang mengapa mahasiswa hedonism itu lahir.

Mahasiswa hedon hanyalah salah satu contoh bahwa pikiran manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Dalam filsafat, hal ini dijelaskan dalam filsafat materialism, dalam pandangan kaum materialism melihat bahwa benda-benda materi adalah dasar dari segalanya, bahwa pemikiran, ide, gagasan, semua lahir dari materi yang ada di dunia nyata. Pusat perbenjaan adalah dunia nyata yang kemudian mempengaruhi mahasiswa untuk melahirkan budaya hedonism.

Dunia nyata sekarang memang sangat memprihatinkan. Indonesia hari ini sedang mengalami “getaran” disintegrasi bangsa. Meruncingnya perbedaan opini yang dilatarbelakangi factor  SARA akhir-akhir ini adalah dunia nyata dari Indonesia saat ini. Semoga kita dapat melaluinya.

 

 

 

 

Dibaca 183 kali
Dikategorisasi sebagai Hukum dan Masyarakat
Ditandai sebagai
Dilisensi sebagai Atribusi (CC BY)
Tohari Pemula di Hukumpedia.com

Contact
Location
Posts 13
2017-05-22 14:09:07
Hedon itu bagus, daripada sirikan
2017-05-22 13:17:29
Jalan keluarnya bagaimana bang, sikap begitu susah dihindari
2017-05-20 18:24:32
Menarik klo dikombinasi dgn pemikiran Baudrillard ttg simulacrum
2017-05-18 10:34:38
ribet amat sama hedon. suka2 orangnya aja
2017-05-18 10:17:02
supaya nggak hedon, gimana caranya bang?
Topik Pilihan
Topik Terhangat
Artikel Hukumonline.com