Jurnalis Hukum, Profesi Hukum Anti Maistream
Skor 1
by Tovany Yurisar Akbar - 10/20/2015, 01:51

Malang (16/10) Menarik, Lembaga Pers Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Brawijaya Malang "ManifesT Pers" bersama Hukum Online mengadakan Roadshow Pelatihan Jurnalistik Hukum. Sebelumnya, Hukum Online sudah menggelar roadshow pelatihan di beberapa Fakultas Hukum ternama di Indonesia diantaranya, di FH Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, FH Udayana Bali, FH Universitas Hasanuddin Makassar, yang sedang berlangsung di FH Brawijaya, serta yang akan datang di FH universitas Sriwijaya Palembang . Pelatihan ini diikuti oleh 42 orang yang terdiri dari Jurnalis LPM ManifesT serta Mahasiswa Fakultas Hukum UB. Petihan dimulai dari pukul 08.00 WIB, acara ini mendapat respon positif oleh para peserta. Dimulai dengan sambutan dari Dekan FH UB yaitu Dr. Rachmat Syafaat, SH., MH. yang kemudian dilanjutkan pengenalan Hukumpedia oleh Pak Anggara selaku Manager Hukum Online, pelatihan Fotografi Jurnalistik oleh Reza Esnir selaku pewarta foto Hukum Online, serta pelatihan penulisan dan teknik reportase oleh Abdul Razak Asri selaku Pimpinan Redaksi dari Hukum Online.

                Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan Hukum Online sebagai media Hukum terpercaya, memperkenalkan profesi Jurnalis Hukum, serta memperkenalkan pers kampus yaitu LPM ManifesT FH UB, ujar Abdul Razak Asri. Saat ini profesi hukum terbilang mainstream dan dikatakan itu-itu saja. Setelah pemateri memberikan pelatihan digelar konferensi pers oleh pihak Hukum Online. Konferensi pers ini membahas Jurnalis Hukum sebagai Profesi Hukum. 80% dari mahasiswa hukum ingin menjadi Lawyer, 13% ingin menjadi Notaris, 5% menjadi Hakim, dan sisanya lainnya ujar kembali Abdul Razak Asri. Pers kampus merupakan cikal bakal pengemban Profesi Hukum yang anti mainstream yaitu Jurnalis Hukum. Jurnalis Hukum merupakan profesi yang menjajikan, karena jumlahnya yang tidak sebanyak jumlah dari para Profesi Hukum lain seperti Lawyer ataupun Hakim. Dari para Jurnalis Hukum, munculah tulisan-tulisan yang berkualitas yang tidak hanya dibaca oleh para orang-orang hukum saja seperti praktisi dan akademisi hukum, namun tulisan-tulisan yang dibuat oleh para Jurnalis Hukum turut mencerdaskan setiap orang karena mengenalkan hukum pada setiap yang membaca karena hukum itu penting dan setiap orang tidak boleh buta hukum. Disitulah pentingnya peran para Jurnalis Hukum. Tak jarang Jurnalis Hukum juga berkorban demi mendapatkan informasi dan fakta yang aktual dalam melakukan reportasenya, seperti yang diungkapkan Reza Esnir selaku pewarta foto Hukum Online yang pernah bentrok dengan para pengawal-pengawal hingga Ia kerusakan kameranya disaat melakukan reportase. Sangat diharapkan adanya Jurnalis Hukum sebagai pilihan favorit Mahasiswa Hukum saat ini. (tuv)

Dibaca 407 kali
Dikategorisasi sebagai Karir dan Profesi Hukum
Ditandai sebagai
Dilisensi sebagai Atribusi (CC BY)
Tovany Yurisar Akbar Pemula di Hukumpedia.com

Contact
Location
Posts 2
2015-10-22 15:05:38

hayah, masak gitu aje anti mainstream. Biasa aja kali, belum dikenal aje sih. Yang anti mainstream ntu kalau jadi pustakawan hukum bro

Topik Pilihan
Topik Terhangat
Artikel Hukumonline.com