Mengapa, Kita harus menjadi kedan Ombudsman?...
Skor 0
by Mipa Sere Sumantri Sitohang - 03/20/2017, 01:14

Ombudsman adalah lembaga negara yang erat hubungannya dengan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dimana diantara masyarakat dan Ombudsman adalah mengutamakan arti pentingnya kesadaran hukum masyarakat dan keberanian untuk melaporkan jika terjadi masalah pelayanan publik sebagaimana tugas, fungsi dan kewenangannya telah diatur dalam Undang-Undang No. 37 Tahun 2008 Tentang Ombudsman Republik Indonesia. Mengingat hal tersebut, kehadiran Ombudsman harus dirasakan secara langsung atau tidak langsung oleh masyarakat luas. 

Pelayanan publik yang baik merupakan salah satu upaya tercapainya pemenuhan hak hidup masyarakat. Namun, masalah pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur negara menjadi keluhan utama masyarakat. Ini disebabkan karena dalam proses pelayanan sering kali tidak sesuai dengan prosedur yang sudah di tetapkan. Padahal standard pelayanan minimal dalam setiap instansi pemerintahan pasti sudah ada, tidak heran jika pada akhirnya masyarakat mengeluh karena sulitnya mengakses kebutuhan mereka. 

Beberapa persoalan yang sering saya temui dilapangan ialah prosedur pelayanan publik yang berbelit-belit, biaya dan waktu yang tidak jelas, dioper sana-sini, banyaknya pungutan liar, percaloan, adanya diskriminasi sara, lambatnya pelayanan, tidak ramah dan masih banyak lagi keluhan-keluhan masyarakat mengenai pelayanan publik. Bahkan sering juga ditemui banyak kasus termasuk mal-administrasi. Apabila hal ini dibarengi dengan aparatur negara, saya pikir secara sistematis tentu berefek rendahnya kualitas pelayanan publik. Jika kepercayaan publik menurun, tentu akan berpotensi ke arah apatisme publik. 

Oleh karena itu, bersama dengan Ombudsman sebagai salah satu lembaga negara yang mempeejuangkan hak warga negara bertanggungjawab untuk menyelesaikan masalah dalam sistem pelayanan publik di negeri ini. Untuk melaksanakan TUPOKSI tersebut tentunya Ombudsman tak dapat bekerja tanpa adanya kerjasama yang bersinergitas dengan masyarakat dan instansi pemerintahan sebaik-baiknya. Masyarakat juga perlu diedukasi agar mengerti dan bukan hanya berkomentar dan jadi salah satu penyebab goyahnya integritas para aparatur negara dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena tidak mengetahui dan mengikuti aturan birokrasi sehingga masyarakat yang sudah paham tidak sedikit terkena imbas nya dan para aparatur negara pun tegiur untuk melakukan berbagai penyimpangan.

Maka perlu untuk ikut ambil bagian dalam meningkatkan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Ombudsman dengan mengetahui, mempelajari, mengkaji, mencari data, dan juga melihat ketempat terkait praktek tersebut dan pada akhirnya memberikan laporan yang jelas kepada Ombudsman apabila ditemukan berbagai penyimpangan yang menghambat proses jalannya birokrasi dan pelayanan publik.

Hal ini tentu bertujuan mengembalikan eksistensi Ombudsman dimata masyarakat sebagai salah satu tempat menyelesaikan pelayanan publik. Penyimpangan serta ketidakadilan yang dilakukan oleh aparatur negara dengan membawa kembali kepada pemerintahan yang good governance dan equality before the law. 

Dibaca 119 kali
Dikategorisasi sebagai Hukum dan Masyarakat
Ditandai sebagai
Dilisensi sebagai Atribusi (CC BY)
Mipa Sere Sumantri Sitohang Pemula di Hukumpedia.com

Faculty Of Law University of North Sumatera


Contact
Location Kota Medan
Posts 7
2017-03-21 11:20:00
kedan itu apa ya kak @mipasitohang ?
2017-03-22 23:15:33
Kedan: teman akrab (istilah bahasa anak medan ) hahaha😆
2017-03-21 11:14:57
masih sedikit yang mengetahui fungsi dari ombudsman
2017-03-22 23:16:32
Mudah2an tulisan ini membantu ya 😊
Topik Pilihan
Topik Terhangat
Artikel Hukumonline.com