Intimidasi Aparat kepada Warga Terdampak Penggusuran di Parangkusumo
Skor 0
by Fitri Lestari - 12/23/2016, 12:45

(Salah satu aparat yang menggunakan baju formal berbicara dengan cara mengacung-acungkan telunjuknya kepada mahasiswa yang terlibat dalam solidaritas parangkusumo, dok pribadi)

BANTUL – Hari Kamis (22/16/2016) sekitar pukul 08.00 WIB aparat kepolisian beserta sejumlah warga yang pro dengan pemerintah datang dan menyerbu tenda milik warga terdampak penggusuran di Parangkusumo. Tenda tersebut adalah tempat tinggal sementara warga yang telah diratakan bangunannya dengan tanah. Dengan angkuh, para massa yang pro pemerintah datang ke tenda dan langsung melucuti papan dan spanduk yang bertuliskan “Korban Gusur”, “Hak Kami di rampas”,  “Lemahku Tak Belo Nganti Mati”.

Pada pagi itu massa yang pro terhadap pemerintah terus menekan warga korban gusuran yang waktu itu sedang berkumpul di tenda. Tekanan dan intimidasi juga ditujukan kepada para mahasiswa yang bersolidaritas bersama dengan warga terdampak.

Dengan angkuhnya, salah satu pihak yang pro pemerintah meneriaki salah satu mahasiswa yang bersolidaritas, “yang saya tanyakan itu Sampeyan, Sampeyan warga sini atau bukan? Kalau Sampeyan mahasiswa, mahasiswa mana?”.

Jika dipikir-pikir apa hubungannya warga parangkusumo atau bukan warga parangkusumo dengan bencana penggusuran yang dilakukan pemerintah kepada warga parangkusumo? Toh mereka sama-sama manusia dan sama-sama warga negara Indonesia. Apakah harus yang berkumpul dan bersolidaritas bersama adalah warga parangkusumo itu sendiri? Bahkan Ibu Sarbi, salah satu warga terdampak akibat penggusuran yang ikut andil dalam penyampaian pendapat dikatakan sebagai bukan warga asli parangkusumo padahal suaminya adalah warga asli parangkusumo.

Apa yang disampaikan oleh pihak pro pemerintah adalah sesuatu yang tidak masuk akal. Pasalnya mengapa yang ditanyakan adalah “Anda warga asli mana?” padahal mereka jelas Warga Negara Indonesia yang sejatinya memang harus bersatu ketika saudara-saudaranya terkena musibah.

Fitri Lestari.

repost dari https://lingkarstudiadvokasihukum.wordpress.com/2016/12/22/intimidasi-aparat-kepada-warga-terdampak-penggusuran-di-parangkusumo/

 

Dibaca 56 kali
Dikategorisasi sebagai Sumber Daya Agraria
Ditandai sebagai
Dilisensi sebagai Atribusi (CC BY)
Fitri Lestari Pemula di Hukumpedia.com

cannot sleep before read!


Contact
Location Kota Yogyakarta
Posts 17
2016-12-27 10:33:10
wakakakk mbak pake seragam yokkk
2016-12-23 22:54:04
Premanisasi berbaju formal, perilaku represif berwatak dehumanis
Semoga sukses berjuang d sana
2016-12-23 14:16:32
hemmm nganu kak
2016-12-23 13:39:50
ini bisa nih digabungin jadi satu artikel baru, jadi kagak usah repost
Topik Pilihan
Topik Terhangat
Artikel Hukumonline.com