Dapat Uang Palsu Saat Menukar Uang Angpao? Begini Solusinya
Skor 0
by Riesta Aldila - 06/24/2017, 11:30

Sumber gambar: tahuberita.com

Tak terasa hari raya lebaran sudah ada di depan mata, beberapa tradisi lebaran pun sudah mulai terasa, mulai dari pencarian bahan-bahan untuk bikin ketupat, beli baju baru, mudik ke kampong halaman hingga menukar uang Tunjangan Hari Raya (THR). Di Jakarta sendiri, penukaran uang ke pecahan kecil ini termasuk tradisi yang paling diminati, apalagi baru-baru ini mata uang dengan desain baru telah diedarkan, tak jarang masyarakat rela antri berjam-jam mulai dari subuh hingga sore tiba.

Penukaran uang ini biasanya dilakukan di gerai-gerai bank resmi yang berbentuk truck seperti kantor caravan berjalan, atau bisa juga dilakukan di pinggir-pinggir jalan dengan calo-calo yang biasa terlihat menenteng uang dengan duduk atau berdiri di sepanjang jalanan JABODETABEK.

Tentu, terdapat perbedaan antara keduanya, kalau digerai resmi antrian bisa mengular-naga karena lebih terjamin keamanan dan tidak dikenai biaya alias gratis. Sedangkan beberapa orang yang malas mengantri biasanya asal tukar uang saja di pinggir jalan meskipun tidak gratis dan agak beresiko keamanannya, salah satunya bisa jadi uang yang diterima adalah uang palsu.

Di Indonesia, ancaman hukuman untuk pengedar uang palsu tergolong tinggi. Dapat dilihat pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 244 dan Pasal 245, yang masing-masing berbunyi:

Pasal 244

Barang siapa memalsu, meniru atau memalsu mata uang atau kertas yang dikeluarkan oleh negara dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang atau uang kertas itu sebagai asli dan tidak palsu diancam dengan pidana 15 tahun penjara

Pasal 245

Barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh negara atau bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak palsu padahal ditiru atau dipalsu olehnya sendiri atau waktu diterima diketahuinya bahwa tidak asli atau palsu atau pun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke indonesia, mata uang dan uang kerta yang demikian dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan mata uang atau uang kertas itu sebagai asli dan tidak palsu diancam dengan pidana 15 tahun penjara

Memang sebaiknya menukar uang di gerai resmi agar terhindar dari pengedar uang palsu, namun jika anda terlanjur menukar uang palsu ke calo-calo pinggir jalan pastikan bahwa uang tersebut adalah uang asli, jika mendapati uang yang anda tukar ternyata uang palsu sebaiknya segera lapor ke aparat kepolisian dan disarankan anda memiliki dampingan hukum bisa seorang praktisi hukum yang memiliki bidang keahlian hukum pidana.(ra)

Dibaca 112 kali
Dikategorisasi sebagai Hukum dan Masyarakat, Pidana
Dilisensi sebagai Atribusi (CC BY)
Riesta Aldila Pemula di Hukumpedia.com

Contact
Location Kota Jakarta Selatan
Posts 5
2017-07-03 11:19:25
nasib itu sih
Topik Pilihan
Topik Terhangat
Artikel Hukumonline.com