Soal PKL dan Trotoar
Skor 0
by Anggara - 11/09/2017, 01:28

Mengelola PKL buat saya adalah tantangan tersendiri. Terutama PKL yang pada umumnya mangkal di trotoar.

Kelas menengah yang terkesima dengan berbagai tindakan keras umumnya pasti setuju kalau PKL semestinya “dimusnahkan”. Selain mengganggu kenyamanan pejalan kaki (yang ngomong begini saya nggak tahu juga apa doyan jalan kaki atau malah milih naik ojol), PKL juga illegal dan tidak bayar pajak. Intinya PKL haram dan menganggu keindahan kota

Mari berandai – andai sejenak dengan 1 pertanyaan mendasar saja

Apakah pemerintah telah mampu menarik investasi yang ujung – ujungnya mampu menambah dan membuka lapangan kerja baru?

Kalau memang mampu, ya silahkan saja kalau PKL mau dienyahkan karena menganggu keindahan kota. Tapi bagaimana kalau tidak?  Ini yang sebenarnya repot.

Terlepas dari seluruh kontroversinya, saya cukup yakin kalau PKL punya kontribusi terhadap perekonomian Jakarta. Kalau ini dilarang, tentu beban sosial dan ekonomi yang akan ditanggung pemerintah dan masyarakat akan membesar.

Persoalannya buat saya saat ini bukan melarang namun mengatur dalam artian tidak hanya mengatur dari sisi fisik namun juga mendata dan mengorganisasi PKL menjadi kelompok masyarakat yang punya nilai tawar dalam kegiatan ekonomi.

Misalnya diatur soal kawasan, dimana saja kawasan PKL boleh berdagang. Bisa juga diatur mengenai waktunya. Misalnya apakah mereka boleh berdagang 24 jam atau ada waktu – waktu tertentu. Bisa juga diatur soal mobilitas dari PKL. Di singapura, saya tahu ada tukang sate yang mangkal di trotoar namun pakai motor. Dan tidak menyediakan lapak berupa meja dan kursi.

Sekali lagi, menata dan mengatur PKL tentu dibutuhkan imajinasi yang wajib liar dan tidak terkungkung desakan – desakan (sok) moralis dari kelas menengah yang nyinyir tapi masih beli dagangan juga dari para PKL tersebut

Dibaca 46 kali
Dikategorisasi sebagai Humaniora
Dilisensi sebagai Atribusi (CC BY)
Anggara Pemula di Hukumpedia.com

Bukan siapa2, cuma sekedar tukang cerita


Contact
Location
Posts 133
Topik Pilihan
Topik Terhangat
Artikel Hukumonline.com